Jembatan Cirahong adalah sebuah jembatan kereta api yang menghubungkan antara Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis, tepatnya di Manonjaya Tasikmalaya.

Jembatan ini mulai dibangun pada tahun 1893 yang merupakan bagian dari pembangunan rel kereta api jalur selatan di Pulau Jawa oleh Pemerintah Belanda.

Jembatan ini melintas di atas Sungai Citanduy yang merupakan perbatasan dari kedua kabupaten tersebut. Jembatan ini mempunyai nomor BH 1290 dan berada di timur Stasiun Manonjaya Daerah Operasi 2 Bandung. Jembatan ini menggunakan konstruksi baja yang banyak dan memiliki panjang 202 meter.

Jembatan dengan dua fungsi tak hanya ada di luar negeri saja seperti di Sydney, Australia ataupun di Manhattan, Amerika Serikat, namun di Indonesiapun ada.

Jembatan Cirahong selain unik karena memiliki 2 fungsi jalur lalu lintas, jalur atas untuk kereta api, sedangkan jalur bawah berfungsi untuk lalu lintas kendaraan mobil dan motor termasuk pejalan kaki. Jembatan  Cirahong juga memiliki pemandangan yang eksotis, bagaimana tidak, jembatan ini berada di antara dua bukit dipinggir sungai dengan panorama disekitarnya yang indah.

Tak heran lagi jika banyak anak muda yang menghabiskan waktu untuk menikmati keindahan, momen yang paling ditunggu adalah saat kereta api melintas di atas jembatan, dan terutama bagi mereka yang hoby untuk fotografi.

Didekat Jembatan Cirahong berjejer warung-warung yang menawarkan bervariasa makanan untuk para pengunjung seperti karedok hingga bakar ikan hingga buah-buahan product setempat, seperti salak dsn nangka. Disana juga terdapat  Rumah Makan khas Sunda, sehingga membuat suasana semakin asyik dan menjadi tempat yang representatif untuk dikunjungi

Sejarah pembuatan jembatan Cirahong ini tak lepas dari campur tangan Bupati Galuh Ciamis yakni R.A.A Kusumadiningra. Pada awalnya bangunan ini dirancang untuk menghubungkan Kerajaan Galuh dengan Kabupaten Sukapura (Kabupaten Tasikmalaya sekarang) yakni berupa jembatan dengan fungsi awal hanya untuk mempermudah jalur lintasan kedua wilayah tersebut. Oleh pemerintah Belanda, rencana tersebut diubah dan rancang bangun ditambah dengan fungsi ganda. Selain untuk lintasan kendaeaan dan pejalan kaki, diatas bangunan jembatan juga dilengkapi rel kereta api jalur selatan.

Jembatan Cirahong bila ditelisik modelnya mirip dengan Jembatan Brooklyn di Amerika Serikat. Jembatan ini dibangun 10 tahun sebelum pembangunan Jembatan Cirahong

Jembatan Cirahong adalah sebuah jembatan kereta api yang menghubungkan antara Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis, tepatnya di Manonjaya Tasikmalaya.

Jembatan ini mulai dibangun pada tahun 1893 yang merupakan bagian dari pembangunan rel kereta api jalur selatan di Pulau Jawa oleh Pemerintah Belanda.

Jembatan ini melintas di atas Sungai Citanduy yang merupakan perbatasan dari kedua kabupaten tersebut. Jembatan ini mempunyai nomor BH 1290 dan berada di timur Stasiun Manonjaya Daerah Operasi 2 Bandung. Jembatan ini menggunakan konstruksi baja yang banyak dan memiliki panjang 202 meter.

Jembatan dengan dua fungsi tak hanya ada di luar negeri saja seperti di Sydney, Australia ataupun di Manhattan, Amerika Serikat, namun di Indonesiapun ada.

Jembatan Cirahong selain unik karena memiliki 2 fungsi jalur lalu lintas, jalur atas untuk kereta api, sedangkan jalur bawah berfungsi untuk lalu lintas kendaraan mobil dan motor termasuk pejalan kaki. Jembatan  Cirahong juga memiliki pemandangan yang eksotis, bagaimana tidak, jembatan ini berada di antara dua bukit dipinggir sungai dengan panorama disekitarnya yang indah.

Tak heran lagi jika banyak anak muda yang menghabiskan waktu untuk menikmati keindahan, momen yang paling ditunggu adalah saat kereta api melintas di atas jembatan, dan terutama bagi mereka yang hoby untuk fotografi.

Didekat Jembatan Cirahong berjejer warung-warung yang menawarkan bervariasa makanan untuk para pengunjung seperti karedok hingga bakar ikan hingga buah-buahan product setempat, seperti salak dsn nangka. Disana juga terdapat  Rumah Makan khas Sunda, sehingga membuat suasana semakin asyik dan menjadi tempat yang representatif untuk dikunjungi

Sejarah pembuatan jembatan Cirahong ini tak lepas dari campur tangan Bupati Galuh Ciamis yakni R.A.A Kusumadiningra. Pada awalnya bangunan ini dirancang untuk menghubungkan Kerajaan Galuh dengan Kabupaten Sukapura (Kabupaten Tasikmalaya sekarang) yakni berupa jembatan dengan fungsi awal hanya untuk mempermudah jalur lintasan kedua wilayah tersebut. Oleh pemerintah Belanda, rencana tersebut diubah dan rancang bangun ditambah dengan fungsi ganda. Selain untuk lintasan kendaeaan dan pejalan kaki, diatas bangunan jembatan juga dilengkapi rel kereta api jalur selatan.

Jembatan Cirahong bila ditelisik modelnya mirip dengan Jembatan Brooklyn di Amerika Serikat. Jembatan ini dibangun 10 tahun sebelum pembangunan Jembatan Cirahong

Minggu , Juni 24 2018
Home / Wisata / Cirahong, Jembatan Multifungsi Yang Eksotis
Cirahong, Jembatan multifungsi

Cirahong, Jembatan Multifungsi Yang Eksotis

Jembatan Cirahong adalah sebuah jembatan kereta api yang menghubungkan antara Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis, tepatnya di Manonjaya Tasikmalaya.

Jembatan ini mulai dibangun pada tahun 1893 yang merupakan bagian dari pembangunan rel kereta api jalur selatan di Pulau Jawa oleh Pemerintah Belanda.

Jembatan ini melintas di atas Sungai Citanduy yang merupakan perbatasan dari kedua kabupaten tersebut. Jembatan ini mempunyai nomor BH 1290 dan berada di timur Stasiun Manonjaya Daerah Operasi 2 Bandung. Jembatan ini menggunakan konstruksi baja yang banyak dan memiliki panjang 202 meter.

Jembatan dengan dua fungsi tak hanya ada di luar negeri saja seperti di Sydney, Australia ataupun di Manhattan, Amerika Serikat, namun di Indonesiapun ada.

Jembatan Cirahong selain unik karena memiliki 2 fungsi jalur lalu lintas, jalur atas untuk kereta api, sedangkan jalur bawah berfungsi untuk lalu lintas kendaraan mobil dan motor termasuk pejalan kaki. Jembatan  Cirahong juga memiliki pemandangan yang eksotis, bagaimana tidak, jembatan ini berada di antara dua bukit dipinggir sungai dengan panorama disekitarnya yang indah.

Tak heran lagi jika banyak anak muda yang menghabiskan waktu untuk menikmati keindahan, momen yang paling ditunggu adalah saat kereta api melintas di atas jembatan, dan terutama bagi mereka yang hoby untuk fotografi.

Didekat Jembatan Cirahong berjejer warung-warung yang menawarkan bervariasa makanan untuk para pengunjung seperti karedok hingga bakar ikan hingga buah-buahan product setempat, seperti salak dsn nangka. Disana juga terdapat  Rumah Makan khas Sunda, sehingga membuat suasana semakin asyik dan menjadi tempat yang representatif untuk dikunjungi

Sejarah pembuatan jembatan Cirahong ini tak lepas dari campur tangan Bupati Galuh Ciamis yakni R.A.A Kusumadiningra. Pada awalnya bangunan ini dirancang untuk menghubungkan Kerajaan Galuh dengan Kabupaten Sukapura (Kabupaten Tasikmalaya sekarang) yakni berupa jembatan dengan fungsi awal hanya untuk mempermudah jalur lintasan kedua wilayah tersebut. Oleh pemerintah Belanda, rencana tersebut diubah dan rancang bangun ditambah dengan fungsi ganda. Selain untuk lintasan kendaeaan dan pejalan kaki, diatas bangunan jembatan juga dilengkapi rel kereta api jalur selatan.

Jembatan Cirahong bila ditelisik modelnya mirip dengan Jembatan Brooklyn di Amerika Serikat. Jembatan ini dibangun 10 tahun sebelum pembangunan Jembatan Cirahong

Comments

comments

Check Also

Taman Karang Resik, Taman Wisata “Kekinian” di Tasikmalaya

Bila kamu mampir atau berwisata ke Kota Tasikmalaya, tidak komplit rasanya bila belum mengunjungi taman wisata “Kekinian” di Kota Tasikmalaya ini, yaitu taman wisata karang resik.

Taman wisata karang resik merupakan taman kota yang dikelola langsung oleh Pemkot Tasikmalaya yang berada di Jln. Mochamad Hatta, Kota Tasikmalaya. Lokasi objek wisata karang resik terletak di perbatasan antara Kota Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis yang dilewati jalur penghubung antar provinsi di pulau Jawa, sehingga menjadikan taman wisata Karang Resik sebagai objek wisata yang sangat strategis.

Amphitheater, sebagai tempat pentas seni yang mampu menampung 1000 penonton dengan posisi duduk layaknya dalam gedung teater. (Dokumentasi Pribadi)

Jarak tempuh dari pusat Kota Tasikmalaya menuju objek wisata karangresik kurang lebih 2 KM. Lokasi objek wisata karang resik yang berada diperbatasan Tasik-Ciamis sangat mudah sekali dijangkau oleh masyarakat luas, khususnya masyarakat Tasik-Ciamis. Taman kota yang memiliki luas 32 hektare ini mengusung konsep agrowisata, wisata alam, wisata atraksi, edukasi, budaya, dan lainnya.

Rumah pohon. (Dokumentasi Pribadi)

Meskipun objek wisata taman resik ini baru dibuka beberapa bulan yang lalu, objek wisata yang rampung 85% ini mampu menyedot banyak wisatawan yang berasal dari Tasikmalaya dan Ciamis pada khususnya.

Taman bunga karang resik. (Dokumentasi Pribadi)

Beberapa tempat wisata di dalamnya yang sudah bisa dinikmati para pengunjung di antaranya rumah Hobbit, teras cikapundung, peta park, the lodge maribaya, barusen, waterboom, taman bunga, museum 3D, Farm House, cafe di bukit, amphiteather, flying fox, arung jeram sungai citanduy, dan masih banyak lagi.

Ketinggian flying fox sekitar 200 meter di atas sungai citanduy. (Dokumentasi Pribadi)

Harga tiket masuk wisata karang resik cukup terjangkau, cukup dengan Rp. 15.000,- perorang. Bila hendak menikmati wisata tambahan yang ada didalamnya seperti flying fox, arung jeram, Farm House, dan Waterboom, cukup menambahkan uang Rp. 20.000, – perorang untuk dapat masuk ke tempat wisata tambahan.

Farm House, tempat wisata berkonsepkan dunia peternakan. (Dokumentasi Pribadi)

Objek wisata karang resik juga terdapat lokasi wisata yang tidak kalah menarik dengan tempat wisata lainnya yaitu lokasi spot selfie yang tentunya gratis bagi semua pengunjung wisata seperti jembatan cirahong, rumah pohon, rumah viking, sepeda gantung, dan banyak lagi. Terdapat juga amphitheater untuk pertunjukan pentas seni dengan kapasitas 1.000 orang penonton dan sejumlah lokasi lainnya untuk adventure. Tambahan lokasi wisata lainnya adalah konsep agrowisata dengan menampilkan sejumlah sayuran untuk edukasi.

Jembatan Cirahong, terbuat dari rangkaian bambu hasil karya kreatif masyarakat Kota Tasikmalaya. (Dokumentasi Pribadi)

Selain menyediakan wahana wisata rekreasi, terdapat juga tempat wisata belanja yang menjual produk khas Kota Tasikmalaya dan rumah makan. Dengan konsep lingkungan hijau, para pengunjung dilarang membuang sampah sembarangan di lokasi wisata. Sebanyak 15 kolam ikan yang diisi berbagai jenis ikan menghiasi taman kota Tasikmalaya ini.

Saung sebagai tempat istirahat para pengunjung objek wisata karang resik. (Dokumentasi Pribadi)

Ada pula bangunan pendopo dengan bahan 20.000 bambu sebagai ciri khas Sunda yang memperkaya nilai kebudayaan. Kedepannya akan dibangun pula resort atau vila untuk pengunjung outbond yang memerlukan penginapan.

Demikian beberapa ulasan mengenai taman kota karang resik sebagai objek wisata terbaru di Kota Tasikmalaya. Tertarik? Ayo segera berlabuh ke objek wisata karang resik!

 

Comments comments

%d blogger menyukai ini: