Tasikmalaya – Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan DKN Gerbang Santri  menggelar pelatihan pemuda pelopor yang diikuti oleh Pemuda/pemudi dan Mahasiswa Se-Kota Tasikmalaya, Jum’at (15/12)

Bertempat di Mesjid Baitul Jannah, Cilembang Kota Tasikmalaya puluhan pemuda pemudi diberikan pendidikan mengenai peran pemuda dalam mengawal NKRI. Hal ini didasari dengan munculnya gerakan Radikalis kelompok anti NKRI yang semakin terbuka dan massive di tengah masyarakat.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hafidulloh menyampaikan, Pemuda menjadi sasaran kegiatan karena dianggap mampu mewarnai perubahan zaman serta menjadi pelopor perdamaian guna menangkal faham radikal.

“Sejarah telah membuktikan bahwa pemuda selalu menjadi garda terdepan dalam mengawal perubahan, Pemuda harus belajar dari sejarah agar memiliki jati diri dan memiliki dasar yang kuat, dengan belajar sejarah kita tidak akan mudah dibohongi oleh cita-cita utopis kelompok yang mengganggap Demokrasi dan Pancasila adalah sebuah kegagalan”, Ujarnya

Pemuda hari ini sedang dihadapkan dengan kelompok anti NKRI yang menghendaki ideologi lain selain pancasila, kampanye yang dilakukan begitu massive dengan mengoptimalkan berbagai media, tak sedikit kelompok muda yang terbuai dengan cita-cita utopis kelompok itu.

“Kami khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, masa depan Indonesia akan menjadi tidak jelas, akan lahir banyak permusuhan dan kebencian. Kita lihat bagaimana media sosial hari ini dijadikan alat untuk menyebarkan provokasi, ujaran kebencian, bahkan fitnah, pelakunya tak jarang adalah kelompok muda”, ujar Hafid.

Berangkat dari kondisi dan kekhawatiran itu, kami berharap alumni pelatihan ini bisa menjadi pelopor yang siap melawan Gerakan Radikalisme dan Intoleransi atas nama apapun. Tentunya dengan semangat dan optimisme kami yakin NKRI akan tetap jaya. (red)

Tasikmalaya – Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan DKN Gerbang Santri  menggelar pelatihan pemuda pelopor yang diikuti oleh Pemuda/pemudi dan Mahasiswa Se-Kota Tasikmalaya, Jum’at (15/12)

Bertempat di Mesjid Baitul Jannah, Cilembang Kota Tasikmalaya puluhan pemuda pemudi diberikan pendidikan mengenai peran pemuda dalam mengawal NKRI. Hal ini didasari dengan munculnya gerakan Radikalis kelompok anti NKRI yang semakin terbuka dan massive di tengah masyarakat.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hafidulloh menyampaikan, Pemuda menjadi sasaran kegiatan karena dianggap mampu mewarnai perubahan zaman serta menjadi pelopor perdamaian guna menangkal faham radikal.

“Sejarah telah membuktikan bahwa pemuda selalu menjadi garda terdepan dalam mengawal perubahan, Pemuda harus belajar dari sejarah agar memiliki jati diri dan memiliki dasar yang kuat, dengan belajar sejarah kita tidak akan mudah dibohongi oleh cita-cita utopis kelompok yang mengganggap Demokrasi dan Pancasila adalah sebuah kegagalan”, Ujarnya

Pemuda hari ini sedang dihadapkan dengan kelompok anti NKRI yang menghendaki ideologi lain selain pancasila, kampanye yang dilakukan begitu massive dengan mengoptimalkan berbagai media, tak sedikit kelompok muda yang terbuai dengan cita-cita utopis kelompok itu.

“Kami khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, masa depan Indonesia akan menjadi tidak jelas, akan lahir banyak permusuhan dan kebencian. Kita lihat bagaimana media sosial hari ini dijadikan alat untuk menyebarkan provokasi, ujaran kebencian, bahkan fitnah, pelakunya tak jarang adalah kelompok muda”, ujar Hafid.

Berangkat dari kondisi dan kekhawatiran itu, kami berharap alumni pelatihan ini bisa menjadi pelopor yang siap melawan Gerakan Radikalisme dan Intoleransi atas nama apapun. Tentunya dengan semangat dan optimisme kami yakin NKRI akan tetap jaya. (red)

Selasa , April 24 2018
Home / Organisasi / KEMENPORA dan Garda Santri Cetak Pemuda Pelopor di Kota Tasik

KEMENPORA dan Garda Santri Cetak Pemuda Pelopor di Kota Tasik

Tasikmalaya – Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan DKN Gerbang Santri  menggelar pelatihan pemuda pelopor yang diikuti oleh Pemuda/pemudi dan Mahasiswa Se-Kota Tasikmalaya, Jum’at (15/12)

Bertempat di Mesjid Baitul Jannah, Cilembang Kota Tasikmalaya puluhan pemuda pemudi diberikan pendidikan mengenai peran pemuda dalam mengawal NKRI. Hal ini didasari dengan munculnya gerakan Radikalis kelompok anti NKRI yang semakin terbuka dan massive di tengah masyarakat.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hafidulloh menyampaikan, Pemuda menjadi sasaran kegiatan karena dianggap mampu mewarnai perubahan zaman serta menjadi pelopor perdamaian guna menangkal faham radikal.

“Sejarah telah membuktikan bahwa pemuda selalu menjadi garda terdepan dalam mengawal perubahan, Pemuda harus belajar dari sejarah agar memiliki jati diri dan memiliki dasar yang kuat, dengan belajar sejarah kita tidak akan mudah dibohongi oleh cita-cita utopis kelompok yang mengganggap Demokrasi dan Pancasila adalah sebuah kegagalan”, Ujarnya

Pemuda hari ini sedang dihadapkan dengan kelompok anti NKRI yang menghendaki ideologi lain selain pancasila, kampanye yang dilakukan begitu massive dengan mengoptimalkan berbagai media, tak sedikit kelompok muda yang terbuai dengan cita-cita utopis kelompok itu.

“Kami khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, masa depan Indonesia akan menjadi tidak jelas, akan lahir banyak permusuhan dan kebencian. Kita lihat bagaimana media sosial hari ini dijadikan alat untuk menyebarkan provokasi, ujaran kebencian, bahkan fitnah, pelakunya tak jarang adalah kelompok muda”, ujar Hafid.

Berangkat dari kondisi dan kekhawatiran itu, kami berharap alumni pelatihan ini bisa menjadi pelopor yang siap melawan Gerakan Radikalisme dan Intoleransi atas nama apapun. Tentunya dengan semangat dan optimisme kami yakin NKRI akan tetap jaya. (red)

Comments

comments

Check Also

Belajar Tertib Administrasi ; PK PMII STAINU Adakan Pelatihan

Kota Tasikmalaya – Organisasi Mahasiswa sejatinya bisa menjadi role model bagi Organisasi kepemudaan lain. Baik dalam hal inovasi gerakan, pengelolaan keuangan, atau pengelolaan administrasi. Menyadari akan pentingnya manajemen organisasi dalam konteks zaman yang semakin berkembang, Pengurus Komisariat PMII STAINU Tasikmalaya mengadakan Pelatihan Manajemen Organisasi di era milenial, Minggu (28/01/2018).

Pelatihan yang mengusung tema “Membangun Organisasi Profesional dan Akuntabel” itu dilaksanakan selama satu hari, di aula kampus STAINU Tasikmalaya, Jl. Argasari. Ketua PK PMII STAINU Tasikmalaya, Sandi Nurahman berharap PMII STAINU bisa menjadi organisasi yang tertib dalam administrasi.

“Zaman semakin berkembang, persaingan hari ini juga semakin ketat, kalau manajemen organisasi kita tidak diperbaiki dari sekarang, maka kita akan tergerus. Kami berharap pelatihan manajemen organisasi ini bisa melahirkan cikal bakal Pengurus Organisasi yang Inovatif, juga belajar tertib administrasi”, ujarnya.

Sandi menambahkan, orang akan memperhitungkan sebuah organisasi jika dia terus berinovasi.

“Jika tidak demikian pilihannya hanya dua, innovate or evaporate (berinovasi atau mati)”. Ujarnya.

Inovasi lahir dari sebuah nalar, sebuah organisasi yang inovatif jelas tidak akan redup.

“Ia akan terus bermetamorfosa, dan menyesuaikan dengan kondisi zaman, PMII STAINU meyakini semua kader mempunyai potensi, kita hanya tinggal berupaya untuk mengembangkan potensi itu, dari potensi yang kuat akan melahirkan banyak inovasi”. katanya.

Dalam pelatihan itu, narasumber memberikan materi mengenai Manajemen Organisasi di era Keterbukaan Informasi. Hal ini dianggap penting, karena masih banyak kader PMII yang belum optimal dalam menggunakan berbagai kemudahan dengan kehadiran teknologi.

Selain itu, peserta juga diberikan simulasi bagaimana membuat administrasi di PMII, mulai dari surat menyurat, buku agenda kerja, Buku Inventarisasi, dan lainnya. Melalui Pelatihan ini kami berupaya setahap demi setahap menuju organisasi yang bisa melahirkankader profesional, dan organisasi yang akuntabel. (Rid)

https://www.nulledzip.download/ Comments comments

3 comments

  1. “It is in reality a nice and helpful piece of information. I’m satisfied that you just shared this helpful info with us. Please keep us up to date like this. Thank you for sharing.”

  2. Muchos Gracias for your blog article.Much thanks again. Fantastic.

  3. Really enjoyed this blog.Thanks Again. Great.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: