EXPLORETASIK.NET, Kota Tasikmalaya – Dalam pertemuan antar pegiat literasi dan masyarakat Kota Tasikmalaya dengan Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Gedung Bank Indonesia perwakilan Kota Tasikmalaya, selasa (27/2) di acara Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya dengan topik “Implementasi Revolusi Mental Melalui Mobilisasi Pengetahuan Dalam Rangka Meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat”.

Sebanyak 200 peserta undangan menghadiri acara dengan tamu undangan yaitu Anggota DPR RI komisi 10, Seketaris Utama Perpusnas RI, Dispusikda Jawa Barat, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Kadis Perpustakaan Kota Tasikmalaya, Sekda Kota Tasikmalaya, Kepala BI Kota Tasikmalaya, dan komunitas literasi. Kegiatan dibuka dengan tarian persembahan yang dibawakan oleh mahasiswa Universitas Siliwangi dilanjutkan dengan kata sambutan tamu undangan.

Thoriq Hidayat, Lc, anggota DPR RI komisi 10 dalam kata sambutannya menuturkan, SDM di Indonesia ini sangat berlimpah ruah, sayangnya, minat baca masyarakat masih rendah sehingga masih serba impor. Lanjutnya, dalam mendidik anak, jangan dulu mengajarkan membaca, tetapi buatlah anak minat buku dahulu. Membaca bisa dilakukan setelah anak sudah memiliki minat yang kuat dengan buku.

“Data dari Perpusnas RI tahun 2016 menyebutkan sebanyak 26,7% yang gemar membaca di Indonesia. Indonesia peringkat ke-60 dari 61 Negara yang gemar membaca. 41% masyarakat  kurang minat membaca dan hanya 2% kunjungan masyarakat ke peepustakaan dalam sehari”, tambahnya.

Ketua BI perwakilan Kota Tasikmalaya, Heru Saptaji, mengatakan dirinya sangat mendukung sekali gerakan literasi di Kota Tasikmalaya. Bentuk dukungannya berupa memberikan bantuan langsung berupa pojok baca masyarakat BI Corner sebanyak 7 unit yang tersebar di beberapa titik di Kota Tasikmalaya. “Insyaallah segera akan menambah 4 unit lagi BI Corner untuk Kota Tasikmalaya. “Semoga dapat meningkatkan budaya literasi di masyarakat”, sambungnya.

Sekda Kota Tasikmalaya, Ivan Diksan mengatakan, Kota Tasikmalaya kini sedang banyak melakukan pembangunan, sesuai programnya salah satunya mewujudkan smart city. “Kita banyak melakukan pembenahan dan insya allah akan membangun air mancur di taman kota sebagai salah satu wujud Kota Tasikmalaya yang smart city”

Usai kata sambutan, Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya memberikan penghargaan kepada 3 pustakawan terbaik di Kota Tasikmalaya tahun 2017, yaitu Afifah, Kaisya Farid, dan Emdarmawan sebagai pengunjung aktif perpustakaan Kota Tasikmalaya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian kunci satu unit mobil perpustakaan keliling dari Perpustakaan Nasional RI kepada Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya. Sebelum penyerahan kunci, Seketaris Utama Perpusnas RI, Dedi Junaedi, M.Si, berharap dengan adanya mobil perpustakaan keliling, dapat lebih leluasa bagi perpustakaan untuk menjangkau lebih luas masyarakat Kota Tasikmalaya. Kunci diserahterimakan oleh Thoriq Hidayat, Lc kepada Kadis Perpustakaan Kota Tasikmalaya, Oslan Khoerul Falah, M.Si didampingi tamu undangan.

“Dengan adanya mobil perpustakaan keliling, semoga dapat meningkatkan minat baca masyarakat Kota Tasikmalaya”, ucap Thoriq.

Acara diakhiri dengan diskusi tentang literasi dengan tamu dan peserta undangan. Dalam diskusi, Dispusikda Jawa Barat, DR. Oom Nurohmah mengatakan, Kota Tasikmalaya yang sebagai Kota yang cukup strategis sehingga menjadikannya tempat yang sibuk di wilayah priangan timur. Oom menambahkan, Kota Tasikmalaya memiliki peluang yang besar di berbagai bidang sektor jika dikelola dan dimanfaatkan dengan benar..

“Selain mewujudkan Kota yang smart city, Kota Tasikmalaya pun berpeluang dan bahkan juga bisa menjadi kota yang “The New City Landmark Library” sebagai wujud dukungan pemerintah daerah terhadap budaya gemar membaca di Kota Tasikmalaya”, ucapnya. (Red/Yudi)

EXPLORETASIK.NET, Kota Tasikmalaya – Dalam pertemuan antar pegiat literasi dan masyarakat Kota Tasikmalaya dengan Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Gedung Bank Indonesia perwakilan Kota Tasikmalaya, selasa (27/2) di acara Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya dengan topik “Implementasi Revolusi Mental Melalui Mobilisasi Pengetahuan Dalam Rangka Meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat”.

Sebanyak 200 peserta undangan menghadiri acara dengan tamu undangan yaitu Anggota DPR RI komisi 10, Seketaris Utama Perpusnas RI, Dispusikda Jawa Barat, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Kadis Perpustakaan Kota Tasikmalaya, Sekda Kota Tasikmalaya, Kepala BI Kota Tasikmalaya, dan komunitas literasi. Kegiatan dibuka dengan tarian persembahan yang dibawakan oleh mahasiswa Universitas Siliwangi dilanjutkan dengan kata sambutan tamu undangan.

Thoriq Hidayat, Lc, anggota DPR RI komisi 10 dalam kata sambutannya menuturkan, SDM di Indonesia ini sangat berlimpah ruah, sayangnya, minat baca masyarakat masih rendah sehingga masih serba impor. Lanjutnya, dalam mendidik anak, jangan dulu mengajarkan membaca, tetapi buatlah anak minat buku dahulu. Membaca bisa dilakukan setelah anak sudah memiliki minat yang kuat dengan buku.

“Data dari Perpusnas RI tahun 2016 menyebutkan sebanyak 26,7% yang gemar membaca di Indonesia. Indonesia peringkat ke-60 dari 61 Negara yang gemar membaca. 41% masyarakat  kurang minat membaca dan hanya 2% kunjungan masyarakat ke peepustakaan dalam sehari”, tambahnya.

Ketua BI perwakilan Kota Tasikmalaya, Heru Saptaji, mengatakan dirinya sangat mendukung sekali gerakan literasi di Kota Tasikmalaya. Bentuk dukungannya berupa memberikan bantuan langsung berupa pojok baca masyarakat BI Corner sebanyak 7 unit yang tersebar di beberapa titik di Kota Tasikmalaya. “Insyaallah segera akan menambah 4 unit lagi BI Corner untuk Kota Tasikmalaya. “Semoga dapat meningkatkan budaya literasi di masyarakat”, sambungnya.

Sekda Kota Tasikmalaya, Ivan Diksan mengatakan, Kota Tasikmalaya kini sedang banyak melakukan pembangunan, sesuai programnya salah satunya mewujudkan smart city. “Kita banyak melakukan pembenahan dan insya allah akan membangun air mancur di taman kota sebagai salah satu wujud Kota Tasikmalaya yang smart city”

Usai kata sambutan, Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya memberikan penghargaan kepada 3 pustakawan terbaik di Kota Tasikmalaya tahun 2017, yaitu Afifah, Kaisya Farid, dan Emdarmawan sebagai pengunjung aktif perpustakaan Kota Tasikmalaya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian kunci satu unit mobil perpustakaan keliling dari Perpustakaan Nasional RI kepada Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya. Sebelum penyerahan kunci, Seketaris Utama Perpusnas RI, Dedi Junaedi, M.Si, berharap dengan adanya mobil perpustakaan keliling, dapat lebih leluasa bagi perpustakaan untuk menjangkau lebih luas masyarakat Kota Tasikmalaya. Kunci diserahterimakan oleh Thoriq Hidayat, Lc kepada Kadis Perpustakaan Kota Tasikmalaya, Oslan Khoerul Falah, M.Si didampingi tamu undangan.

“Dengan adanya mobil perpustakaan keliling, semoga dapat meningkatkan minat baca masyarakat Kota Tasikmalaya”, ucap Thoriq.

Acara diakhiri dengan diskusi tentang literasi dengan tamu dan peserta undangan. Dalam diskusi, Dispusikda Jawa Barat, DR. Oom Nurohmah mengatakan, Kota Tasikmalaya yang sebagai Kota yang cukup strategis sehingga menjadikannya tempat yang sibuk di wilayah priangan timur. Oom menambahkan, Kota Tasikmalaya memiliki peluang yang besar di berbagai bidang sektor jika dikelola dan dimanfaatkan dengan benar..

“Selain mewujudkan Kota yang smart city, Kota Tasikmalaya pun berpeluang dan bahkan juga bisa menjadi kota yang “The New City Landmark Library” sebagai wujud dukungan pemerintah daerah terhadap budaya gemar membaca di Kota Tasikmalaya”, ucapnya. (Red/Yudi)

Selasa , April 24 2018
Home / Citizen Jurnalisme / The New City Landmark Library, Konsep Baru Kota Tasikmalaya setelah Smart City
Foto Istimewa | Yudi

The New City Landmark Library, Konsep Baru Kota Tasikmalaya setelah Smart City

EXPLORETASIK.NET, Kota Tasikmalaya – Dalam pertemuan antar pegiat literasi dan masyarakat Kota Tasikmalaya dengan Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Gedung Bank Indonesia perwakilan Kota Tasikmalaya, selasa (27/2) di acara Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya dengan topik “Implementasi Revolusi Mental Melalui Mobilisasi Pengetahuan Dalam Rangka Meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat”.

Sebanyak 200 peserta undangan menghadiri acara dengan tamu undangan yaitu Anggota DPR RI komisi 10, Seketaris Utama Perpusnas RI, Dispusikda Jawa Barat, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Kadis Perpustakaan Kota Tasikmalaya, Sekda Kota Tasikmalaya, Kepala BI Kota Tasikmalaya, dan komunitas literasi. Kegiatan dibuka dengan tarian persembahan yang dibawakan oleh mahasiswa Universitas Siliwangi dilanjutkan dengan kata sambutan tamu undangan.

Thoriq Hidayat, Lc, anggota DPR RI komisi 10 dalam kata sambutannya menuturkan, SDM di Indonesia ini sangat berlimpah ruah, sayangnya, minat baca masyarakat masih rendah sehingga masih serba impor. Lanjutnya, dalam mendidik anak, jangan dulu mengajarkan membaca, tetapi buatlah anak minat buku dahulu. Membaca bisa dilakukan setelah anak sudah memiliki minat yang kuat dengan buku.

“Data dari Perpusnas RI tahun 2016 menyebutkan sebanyak 26,7% yang gemar membaca di Indonesia. Indonesia peringkat ke-60 dari 61 Negara yang gemar membaca. 41% masyarakat  kurang minat membaca dan hanya 2% kunjungan masyarakat ke peepustakaan dalam sehari”, tambahnya.

Ketua BI perwakilan Kota Tasikmalaya, Heru Saptaji, mengatakan dirinya sangat mendukung sekali gerakan literasi di Kota Tasikmalaya. Bentuk dukungannya berupa memberikan bantuan langsung berupa pojok baca masyarakat BI Corner sebanyak 7 unit yang tersebar di beberapa titik di Kota Tasikmalaya. “Insyaallah segera akan menambah 4 unit lagi BI Corner untuk Kota Tasikmalaya. “Semoga dapat meningkatkan budaya literasi di masyarakat”, sambungnya.

Sekda Kota Tasikmalaya, Ivan Diksan mengatakan, Kota Tasikmalaya kini sedang banyak melakukan pembangunan, sesuai programnya salah satunya mewujudkan smart city. “Kita banyak melakukan pembenahan dan insya allah akan membangun air mancur di taman kota sebagai salah satu wujud Kota Tasikmalaya yang smart city”

Usai kata sambutan, Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya memberikan penghargaan kepada 3 pustakawan terbaik di Kota Tasikmalaya tahun 2017, yaitu Afifah, Kaisya Farid, dan Emdarmawan sebagai pengunjung aktif perpustakaan Kota Tasikmalaya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian kunci satu unit mobil perpustakaan keliling dari Perpustakaan Nasional RI kepada Dinas Perpustakaan Kota Tasikmalaya. Sebelum penyerahan kunci, Seketaris Utama Perpusnas RI, Dedi Junaedi, M.Si, berharap dengan adanya mobil perpustakaan keliling, dapat lebih leluasa bagi perpustakaan untuk menjangkau lebih luas masyarakat Kota Tasikmalaya. Kunci diserahterimakan oleh Thoriq Hidayat, Lc kepada Kadis Perpustakaan Kota Tasikmalaya, Oslan Khoerul Falah, M.Si didampingi tamu undangan.

“Dengan adanya mobil perpustakaan keliling, semoga dapat meningkatkan minat baca masyarakat Kota Tasikmalaya”, ucap Thoriq.

Acara diakhiri dengan diskusi tentang literasi dengan tamu dan peserta undangan. Dalam diskusi, Dispusikda Jawa Barat, DR. Oom Nurohmah mengatakan, Kota Tasikmalaya yang sebagai Kota yang cukup strategis sehingga menjadikannya tempat yang sibuk di wilayah priangan timur. Oom menambahkan, Kota Tasikmalaya memiliki peluang yang besar di berbagai bidang sektor jika dikelola dan dimanfaatkan dengan benar..

“Selain mewujudkan Kota yang smart city, Kota Tasikmalaya pun berpeluang dan bahkan juga bisa menjadi kota yang “The New City Landmark Library” sebagai wujud dukungan pemerintah daerah terhadap budaya gemar membaca di Kota Tasikmalaya”, ucapnya. (Red/Yudi)

Comments

comments

One comment

  1. Hey webmaster
    When you write some blogs and share with us,that is a hard work for you but share makes you happly right?
    yes I am a blogger too,and I wanna share with you my method to make some extra cash,not too much
    maybe $100 a day,but when you keep up the work,the cash will come in much and more.more info you can checkout my blog.
    http://bit.ly/makemoneymethod2018
    good luck and cheers!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: