Selasa , April 24 2018
Home / Organisasi / PMII Peringati Maulid Nabi Sekaligus Santunan Anak Yatim

PMII Peringati Maulid Nabi Sekaligus Santunan Anak Yatim

Kota Tasikmalaya-  Pengurus Komisariat (PK) PMII STAI NU memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus santunan anak yatim untuk warga disekitar kampus, bertempat di Aula Kampus STAI NU, Kamis (21/12).

Kegiatan ini mengambil tema “Aktualisasi Rasa Cinta Dengan Meneruskan Perjuangan Sang Revolusioner Islam” dengan penceramah Ketua Rijalul Ansor Kota Tasikmalaya Aj. Bubung Nizar, S.Pd.I,

Ketua PK PMII STAI NU, Sandi Nurahman berharap, memperingati sosok Nabi suci Muhammad SAW tidak hanya dengan peringatan semata, namun nyatanya kita harus mampu meniru kepribadiannya.

“Diantara kepribadiannya adalah menyantuni anak yatim”, ujarnya.

Senada dengan Sandi, Ketua Pelaksana, Habib Qosim memaparkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang mampu merubah tatanan sosial dari zaman dulu sampai sekarang.

“Tak hanya diperingati tapi aktualisasinya harus real dalam perlakuan sehari-hari”, ungkapnya.

Habib Qosim berharap acara kajian seperti ini terus berlanjut.

“Kajian seperti ini harus terus berlanjut, ini penting! Agar para kader PMII bisa meniru pergerakan Nabi. Muhammad SAW dalam menyebarkan kebaikan dan keadilan”, harapnya.

Comments

comments

Check Also

Belajar Tertib Administrasi ; PK PMII STAINU Adakan Pelatihan

Kota Tasikmalaya – Organisasi Mahasiswa sejatinya bisa menjadi role model bagi Organisasi kepemudaan lain. Baik dalam hal inovasi gerakan, pengelolaan keuangan, atau pengelolaan administrasi. Menyadari akan pentingnya manajemen organisasi dalam konteks zaman yang semakin berkembang, Pengurus Komisariat PMII STAINU Tasikmalaya mengadakan Pelatihan Manajemen Organisasi di era milenial, Minggu (28/01/2018).

Pelatihan yang mengusung tema “Membangun Organisasi Profesional dan Akuntabel” itu dilaksanakan selama satu hari, di aula kampus STAINU Tasikmalaya, Jl. Argasari. Ketua PK PMII STAINU Tasikmalaya, Sandi Nurahman berharap PMII STAINU bisa menjadi organisasi yang tertib dalam administrasi.

“Zaman semakin berkembang, persaingan hari ini juga semakin ketat, kalau manajemen organisasi kita tidak diperbaiki dari sekarang, maka kita akan tergerus. Kami berharap pelatihan manajemen organisasi ini bisa melahirkan cikal bakal Pengurus Organisasi yang Inovatif, juga belajar tertib administrasi”, ujarnya.

Sandi menambahkan, orang akan memperhitungkan sebuah organisasi jika dia terus berinovasi.

“Jika tidak demikian pilihannya hanya dua, innovate or evaporate (berinovasi atau mati)”. Ujarnya.

Inovasi lahir dari sebuah nalar, sebuah organisasi yang inovatif jelas tidak akan redup.

“Ia akan terus bermetamorfosa, dan menyesuaikan dengan kondisi zaman, PMII STAINU meyakini semua kader mempunyai potensi, kita hanya tinggal berupaya untuk mengembangkan potensi itu, dari potensi yang kuat akan melahirkan banyak inovasi”. katanya.

Dalam pelatihan itu, narasumber memberikan materi mengenai Manajemen Organisasi di era Keterbukaan Informasi. Hal ini dianggap penting, karena masih banyak kader PMII yang belum optimal dalam menggunakan berbagai kemudahan dengan kehadiran teknologi.

Selain itu, peserta juga diberikan simulasi bagaimana membuat administrasi di PMII, mulai dari surat menyurat, buku agenda kerja, Buku Inventarisasi, dan lainnya. Melalui Pelatihan ini kami berupaya setahap demi setahap menuju organisasi yang bisa melahirkankader profesional, dan organisasi yang akuntabel. (Rid)

Comments comments

3 comments

  1. Thank you for your article.Much thanks again. Really Great.

  2. Im obliged for the article post.Thanks Again. Cool.

  3. Im obliged for the article post. Awesome.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: